Rana

Bikin Konten Bagus Pakai Kamera Digital Atau Ponsel?

Founder Digital One Stop Solution (DOSS), Tahir Matulatan. Dok DOSS
Founder Digital One Stop Solution (DOSS), Tahir Matulatan. Dok DOSS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tidak bisa dibendung lagi, media sosial terus membuat banyak orang terinspirasi menjadi seorang konten kreator. Industri kamera digital pun dianggap akan terus berkembang dan menjadi pilihan konten kreator, meskipun banyak yang menggunakan ponsel untuk membuat konten.

Digital One Stop Solution (DOSS) Camera and Gadget melihat potensi pasar ke depan dengan optimis. Terlebih dunia kembali pulih setelah pandemi Covid-19 melanda. Tumbuhnya konten kreator begitu pesat juga memberikan peluang tersendiri bagi industri fotografi dan videografi.

“Sangat positif, dengan pertumbuhan content creator mulai 2019, 2020 meningkat tajam. Sekarang apa nih cita-cita anak kecil, pada ngomognya jadi Youtuber, TikToker, profesi ini menunjang penghasilan lumayan besar, saya percaya industri kamera akan tumbuh terus,” kata Founder DOSS, Tahir Matulatan, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/8/2023).

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Meskipun tren kamera handphone terus maju, DOSS meyakini tidak akan menggangu market kamera digital profesional. Mengingat, para konten kreator yang memulai karirnya menggunakan handphone juga pada akhirnya memakai kamera profesional setelah berkembang.

“Menurut saya hal positif. Hal yang paling baik untuk memulai (konten kreator). Orang memulai menggunakan smartphone menghasilkan konten yang bagus, maka saatnya monetize. Kemudian bertemu klien bisa pakai smartphone, bisa saja, tapi value-nya kecil,” ujar Tahir.

DOSS yang sudah genap berusia 17 tahun di Agustus 2023 ini, pun yakin untuk membuka superstore baru di Surabaya, Jawa Timur. “Kami sangat bersemangat dan bahagia untuk merayakan momen istimewa ini bersama komunitas gadget, fotografi, dan videografi di Surabaya,” kata dia.

DOSS juga bekerja sama dengan para rekanan kerja, untuk menyediakan jasa pembersihan sensor kamera gratis yang berlaku mulai 8 sampai 13 Agustus 2023. Surabaya dipilih karena kota dengan potensi pasar gawai yang besar dan berkembang pesat.

Selain itu, DOSS melihat adanya komunitas fotografi dan videografi yang aktif di Surabaya. DOSS memiliki komitmen yang kuat untuk berkontribusi dan berinteraksi dengan komunitas fotografi dan videografi. DOSS juga cukup sering berkolaborasi dengan kelompok dan perkumpulan fotografi serta videografi untuk mengadakan berbagai kegiatan memperkuat industri kreatif.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Instagram dan Tiktok @filmusiku